Sunday, November 18, 2012



Ini merupakan (kalau boleh di katakan) pendapat dan pandangan seorang blogger tentang Aceh. Mudah-mudahan ini menjadi salah satu tolak ukur dalam membangun Aceh. 

  1. Dulunya Aceh bernama Daerah Istimewa Aceh, sekarang berubah menjadi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Alasannya apa ya?
  2. Aceh merupakan daerah yang menerapkan syariat Islam, namun peraturan yang paling kentara di Aceh adalah peraturan seputar Khalwat dan Jinayat saja.
  3. Di Aceh ada polisi syariat yang disebut Wilayatul Hisbah (WH). Namun fungsi dan tugasnya berbeda 180 derajat dengan Wilayatul Hisbah pada masa Rasulullah SAW. WH di Aceh kerjanya yang paling tampak dipermukaan hanya merazia busana ketat, mengintai orang yang lagi berdua-duaan, menggrebek pasangan mesum dan hal2 lain yang berbau tiiiitt (disensor). Malah ada oknum WH yang memerkosa.
  4. Aceh adalah daerah bebas. Bebas parkir dan berhenti sesuka hati, memotong jalan sesuka hati, membuang sampah dan meludah boleh dimana saja, naik angkutan umum tidak perlu kehalte. Ditengah jalan pun boleh. Malah angkotnya mau mundur untuk menjemput calon penumpangnnya.
  5. Warung kopi di Aceh sangat banyak malah ada yang gede kayak hotel.
  6. Kalau didaerah lain setiap satu kota atau kecamatan ada satu mesjid, kalau di Aceh setiap kampung satu mesjid. Bahkan ada kampung yang punya 3 mesjid yang lokasinya sangat berdekatan. Malah di Darussalam setiap kampus punya mesjidnya masing-masing dengan 1 mesjid kampus utama. Bayangin aja betapa tidak sejahteranya mesjid di Aceh karena jama’ahnya habis terpencar2. kotak amal cuma terisi seperempatnya aja (bila beruntung).
  7. Aceh adalah negeri 1001 Ruko. Hampir setiap kecamatan, kota bahkan desa memiliki ruko yang melimpah, bahkan didaerah yang tidak ada orang lewatnya pun dibangun ruko sebanyak-banyaknya, dan rukonya kosong!
  8. Aceh kehilangan hutannya tercepat didunia. Liat aja dikoran Serambi edisi lupa. Lalu kemanakah motto atau slogan Aceh Go Green yang sering keluar dari mulut pemerintah Aceh? Dan POLHUT yang baru2 ini direkrut?
  9. Daging Aceh termahal didunia! mengalahkan daging Australia! Ga logic!
  10. Pedagang di Aceh bebas menciptakan harga sendiri, sampai makan ribapun tidak apa-apa. Di Aceh terutama di Banda Aceh inflasinya hampir 100% setiap tahunnya. Ketika diselidiki, inflasi tersebut bukan berasal dari perusahaan atau supplier melainkan berasal dari pedagangnya sendiri! Kalau bisa jual mahal kenapa jual murah ya gak?
  11. Di Aceh mencari tempat sampah sama seperti mencari jarum dalam tumpukan darah (biar beda dikit). Ternyata, Aceh sendiri adalah tempat sampah terbesar yang pernah ada! Dimana kita bebas membuang dan membakar sampah dimana saja.
  12. Orang Aceh maunya aneh2. capek memberontak selama bertahun2 cuma kepingin beda aja. Misalnya kata kepala desa diganti menjadi geuchik, desa diganti dengan gampong, APBD diganti APBA, UUD diganti Qanun, DPRD jadi DPRA, dst. Penting g sih?
  13. Pemerintah Aceh punya motto Aceh Green tetapi tega menebang pohon tidak berdosa yang berusia puluhan tahun demi membangun sebuah proyek yang tidak terlalu dibutuhkan. Pohon yang ditanam sama mahasiswa tinggal pucuknya aja. Sisanya jadi makanan sapi.
  14. Orang Aceh sangat diskriminasi terhadap hewan. Contohnya Anjing disini ditendang, ditombak (ya g mungkin lah), dilempar, pkoknya digtuin deh. Trus kalau ada anjing atau hewan lain yang mati dijalan dibiarin aja smpe terurai sendiri secara alami. Praktek dokter hewan aja hampir g ada, cuma ada satu kyknya. Tetapi sapi sangat dihormati disini. Sapi bebas berkeliaran dan makan apa saja dimana saja.
  15. Orang Aceh kaya bgt! pengemisnya aja tinggal dihotel!..
  16. Aceh punya standar waktunya sendiri, bukan WIB tetapi, ketika kita janjian jam 9 pagi, baru ngumpulnya aja jam 11 pagi! Jadi kalau mau buat appointment jam 9 katakan mulainya jam 7 pagi karna semuanya pada datang jam 9 atau jam sepuluh.. atau g jadi sama sekali.. bangga kan daerah kita punya standar waktunya sendiri.
  17. Janji-janji yang tidak ditepati biasanya disebut Insyaallah orang Aceh. jadi Kalau ada calon pemimpin atau wakil rakyat asal Aceh yang ketika kampanye banyak menyebut kata Insyaallah, jangan pilih orang itu.
  18. Cuma di Aceh yang kampusnya punya peraturan seperti ini: 
  • Dilarang berbusana ketat dan transparan. 
  • Dilarang memakai kaus oblong. 
  • Dilarang berambut gondrong. 
  • Mahasiswi dilarang memakai celana (mahasiswi yg mengendrai motor terlihatlah betisnya). 
  • Dan peraturan tidak penting lainnya. Sekalian aja buat peraturan dilarang memakai pakaian badut dan dilarang membuka usaha doorsmeer didalam kelas. 





Sumber: http://ikram-lamri.blogspot.com, dengan beberapa editan :)